<$BlogRSDUrl$>
:: Welcome to My Blog :: BlogHome :: E-mail ::

Friday, March 19, 2004

Menuai Cinta ....

Di sebuah Daerah tinggal seorang Saudagar yang Kaya Raya. Dia mempunyai seorang Hamba yang sangat lugu - begitu lugu, hingga orang-orang menyebutnya si Bodoh. Suatu kali sang Tuan menyuruh si Bodoh pergi ke sebuah Perkampungan Miskin untuk menagih Hutang para Penduduk di sana.
"Hutang mereka sudah jatuh tempo", kata sang Tuan.
"Baik, Tuan", sahut si Bodoh.
"Tetapi nanti uangnya mau diapakan?", tanyanya lagi.
"Belikan sesuatu yang aku belum punyai", jawab sang Tuan.

Maka pergilah si Bodoh ke Perkampungan yang di maksud. Cukup kerepotan juga si Bodoh menjalankan tugasnya mengumpulkan receh demi receh uang hutang dari para Penduduk Kampung. Para Penduduk itu memang sangat Miskin dan lagi pula ketika itu tengah terjadi Kemarau panjang. Akhirnya si Bodoh berhasil juga menyelesaikan tugasnya.
Dalam perjalanan pulang ia teringat pesan Tuannya,

"Belikan sesuatu yang belum aku miliki."
"Apa yaa?", tanya si Bodoh dalam hati.
"Tuanku sangat kaya, apa lagi yang belum dia punyai?"

Setelah berpikir agak lama, si Bodoh pun menemukan jawabannya. Dia kembali ke Perkampungan Miskin tadi. Lalu dia bagikan lagi uang yang sudah dikumpulkannya tadi kepada para Penduduk.
"Tuanku, memberikan uang ini kepada kalian," katanya.
Para penduduk sangat gembira. Mereka memuji kemurahan hati sang Tuan. Ketika si bodoh pulang dan melaporkan apa yang telah dilakukannya, sang Tuan geleng-geleng kepala.
"Benar-benar bodoh!!", omelnya.
Waktu berlalu. Terjadilah hal yang tidak di sangka-sangka; pergantian Pemimpin karena Pemberontakan membuat usaha sang Tuan tidak semulus dulu. Belum lagi Bencana Banjir yang menghabiskan semua harta bendanya. Pendek kata sang Tuan jatuh bangkrut dan melarat. Dia terlunta meninggalkan rumahnya. Hanya si Bodoh yang ikut serta. Ketika tiba di sebuah Kampung, entah mengapa para Penduduknya menyambut mereka dengan riang dan hangat; mereka menyediakan tumpangan dan makanan buat sang Tuan.

"Siapakah para Penduduk Kampung itu dan mengapa mereka sampai mau berbaik hati menolongku?", tanya sang Tuan.
"Dulu Tuan pernah menyuruh saya menagih hutang kepada para Penduduk Miskin Kampung ini", jawab si Bodoh.
"Tuan berpesan agar uang yang terkumpul saya belikan sesuatu yang belum Tuan punyai. Ketika itu saya berpikir, Tuan sudah memiliki segala sesuatu. Satu-satunya hal yang belum Tuanku punyai adalah CINTA di hati mereka. Maka saya membagikan uang itu kepada mereka atas nama Tuan.


So...... Lakukanlah KEBAIKAN kepada siapapun,
semasih kita dapat melakukannya......
Kar'na kita tidak akan pernah tahu bila saatnya tiba......

Thursday, March 18, 2004

CINTA ....

Nama yang sederhana namun penuh dengan Arti dan Makna.

Karena Nama itu pula,

Aku pernah Terluka dan Kecewa.


Hm .... Dimanakah kan ku temui Nama CINTA SEJATI,

CINTA yang kata orang ta'kan pernah Mati atau Layu.


Tapi aku masih ragu,

Apakah benar ada yang Namanya CINTA SEJATI itu ....??


Entahlahh ....

Thank's 4 Everything .... d:-)

Sunday, March 14, 2004


Dear Fucker ...

You are my fucking friend,
And I hope you know's that fucking true.


No matter what the fuck happens,
I will stand the fuck by you.


I will fucking be there for you,
Whenever the fuck you need me.


To lend you a fucking hand,
To do a fucking good deed.


So just fucking call on me,
Whenever the fuck you need anything.


Fuck... I will always be there,
Even to the bitter fucking end.


Forward this promise to all your fucking friends
to show your fucking friendship and watch, who sends
it the fuck back to you...


Always keep in touch fucker... d:-p

Friday, March 12, 2004

Test Template yang baro neh!! :p

"Copyright© Reeya"

Free Domain Name - www.YOU.co.nr